Peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Menyadari pentingnya peran tersebut, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) menghadirkan pelatihan bagi guru SD dan SMP di Kota Surabaya melalui tema “Transformasi Pembelajaran di Era Digital untuk Mewujudkan Guru Inovatif dan Berdampak.” Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik untuk memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Pelatihan menghadirkan dua akademisi yang memiliki kepakaran di bidang pendidikan. Prof. Dr. H. Syamsul Ghufron, M.Si membawakan materi “Membangun Literasi Bermakna untuk Sukses TKA: Guru SD Mengembangkan Kemampuan Membaca, Bernalar, dan Berpikir Kritis.” Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya membangun budaya literasi yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca, tetapi juga mengembangkan daya nalar dan keterampilan berpikir kritis sebagai bekal peserta didik menghadapi berbagai tantangan pembelajaran.

Sementara itu, Prof. Dr. Drs. Muslimin Ibrahim, BA., M.Pd memperkenalkan pemanfaatan Simulasi PhET sebagai media pembelajaran interaktif pada materi listrik dan gaya. Pendekatan eksperimen virtual yang diperkenalkan memberikan alternatif bagi guru untuk menghadirkan pengalaman belajar sains yang lebih menarik, kontekstual, dan mudah dipahami peserta didik melalui dukungan teknologi digital.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis dengan adanya diskusi, berbagi pengalaman, dan eksplorasi berbagai strategi pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas. Kegiatan dipandu oleh Efron Moria Isabella, S.A.B., guru SMP Negeri 27 Surabaya sekaligus mahasiswa Program Magister (S2) Pendidikan Dasar FKIP UNUSA, sehingga interaksi antara narasumber dan peserta berlangsung hangat serta komunikatif.

Melalui kegiatan ini, FKIP UNUSA menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, guru dituntut tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya nyata untuk membangun ekosistem pembelajaran yang lebih berkualitas sekaligus memperkuat peran guru sebagai agen perubahan dalam dunia pendidikan. (Intan_PIP FKIP Unusa)